SELAMAT DATANG DI LAMAN PASKIBRA VIYADA PRAYOTTAMA SMA N 1 KARANGGEDE/span>

MAKNA PARTISIPASI DALAM SEBUAH ORGANISASI



Dalam berorganisasi setiap individu dapat berinteraksi dengan semua struktur yang terkait baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung kepada organisasi yang mereka pilih. Agar dapat berinteraksi secara efektif setiap individu dapat berpartisipasi pada organisasi yang bersangkutan. Dengan berpartisipasi setiap individu dapat lebih mengetahui hal-hal apa saja yang harus mereka lakukan.
Pada dasarnya partisipasi didefinisikan sebagai keterlibatan mental atau pikiran dan emosi atau perasaan atauperasaan seseorang didalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan.
Ketertiban aktif dalam berpartisipasi, bukan hanya berarti keterlibatan jasmaniah semata. Partisipasi dapat dapat diartikan sebagai keterlibatan mental,pikirandan emosi atau perasaan seseorang dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap usaha yang bersangkutan.

Unsur-Unsur
Menurut keith davis ada tiga unsur penting partisipasi
1.       Unsur pertama,bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan suatu keterlibatan mental dan perasaan , lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah.
2.       Unsur kedua adalah kesedian memberi sesuatu sumbangan kepada usaha mencapai tujuan kelompok . ini berarti,bahwa terdapat rasa senang, kesukarelaan membantu kelompok.
3.       Unsur ketiga adalah unsur tanggung jawab. Unsur tersebut merupakan segi yang menonjol dari rasa menjadi anggota. Hal ini diakui sebagai anggota artinya ada rasa “sense of belogingness”

Jenis – jenis
Keith davis jga mengemukakkan jenis-jenis partisipasi :
1.       Pikiran ( psyhchological participation)
2.       Tenaga ( physical participation )
3.       Pikiran dan tenaga
4.       Keahlian
5.       Barang
6.       Uang

 Syarat-syarat
Agar suatu partisipasi dalam organisasi dapat berjalan secara efektif membutuhkan persyaratan-persyaratan yang mutlak yaitu :

·         Waktu. Untuk dapat berpartisipasi dibutuhkan waktu . waktu yang dimaksudkan di sii adalah untuk memahami pesan yang di sampaikan oleh pemimpin. Pesan tersebut mengandung informasi mengenai apa dan bagaimana serta mengapa diperlukan peran serta.

·         Bilamana dalam kegiatan partisipasi ini diperlukan dana perangsang hendaknya dibatasi seperlunya agar tidak menimbulkan kesan “memanjakan” yang akan menimbulkan efek nrgatif.

·         Subyek partisipasi hendaknya relevan atau berkaitan dengan organisasi dimana individu yang bersangkutan itu tergabung atau sesuatu yang menjadi perhatiannya.

·         Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk berpartisipasi,dalam arti kata yang bersangkutan  memiliki luas lingkup pemikiran dan pengalaman yang sama dengan komunikator, dan kalaupun belum ada, maka unsur- unsur itu ditumbuhkan oleh komunikator.  

·         Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi timbal balik, misalnya menggunakan bahasa yang sama atau yang sama sama dipahami, sehingga tercipta pertukaran pikiran yang efektif atau berhasil.

·         Para pihak yang bersangkuta bebas di dalam melaksanakan peran serta tersebut sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.

·         Bila partisipasi diadakan untuk menentukan suatu kegiatan hendaknya didasarkan kepada kebebasan dalam kelompok, artinya tidak dilakukan pemaksaan atau penekanan yang dapat menimbulkan ketegangan atau gangguan dalam pikiran atau jiwa pihak-pihak yang bersangkutan.hal ini didasarkan kepada prinsip bahwa partisipasi bersifat persuasif


Partisipasi dalam organisasi menekankan pada pembagian wewenang atau tugas-tugas dalam melaksanakan kegiatannya dengan maksud menigkatkan efektif tugas yang diberikan secara terstruktur dan lebih jelas

PEMILIHAN KETUA PASKIBRA VIYADA PRAYOTTAMA SMA N 1 KARANGGEDE 2015/2016

contoh amanat pembina upacara dengan tema "ANTI NARKOBA"

AMANAT PEMBINA UPACARA
UPACARA PENGIBARAN BENDERA

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Yang terhormat Bpk Kepala sekolah
Yang terhormat Bpk/Ibu guru dan karyawan
Serta Siswa/siswi peserta upacara  yang saya cintai dan saya banggakan

Pertama tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadrat Allah SWT, atas limpahan nikmat khususnya nikmat sehat dan sempat
Peserta upacara yang berbahagia. Dalam beberapa bulan terakhir ini Indonesia menjadi perhatian dunia. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah mengenai hukuman mati terhadap bandar narkoba. Pemerintah tetap melaksanakan hukuman mati terhadap para bandar narkoba meskipun mendapat protes dari negara-negara lain . Mengapa pemerintah begitu tegas terhadap upaya pemberantasan peredaran narkoba ?
Hal ini tidak terlepas dari dampak yang luar biasa yang ditimbulkan oleh narkoba. Menurut Presiden Jokowi, 18.000  orang meninggal dunia setiap tahun. Bayangkan saja berapa calon pemimpin bangsa ini yang meninggal dunia karena narkoba.
Oleh karena itu, Sebagai generasi muda penerus bangsa, sebagai generasi terpelajar, kita harus berusaha untuk menjahui narkoba. Banyak dampak buruk yang diakibatkan narkoba, antara lain : dapat menyebabkan ketergantungan, kerusakan sistem syaraf, perubahan perilaku bahkan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu katakan say no to drug, say no to narkoba.
Wassalamu’alaikum, Wr.Wb.



Boyolali, 18 Maret 2015
Kepala SMA N 1 Karanggede




Najamuddin, S.Pd.
NIP 196812221995011001

Pembina Upacara




Wartono, S.Pd.
NIP 197007112005011009

Contoh Tata Upacara Bendera (formulir B) TUB-BB

FORMULIR B
TATA UPACARA BENDERA

No
WAKTU
ACARA
URAIAN PEMBAWA ACARA
KEGIATAN
KET
1




Ditentukan
-          Persiapan
UPACARA………….
AKAN SEGERA
DIMULAI…………...

1.  Setiap Pemimpin
     Barisan
Menyiapkan
     Barisannya.

2.  Pemimpin Upacara
     Memasuki Lapangan
     Upacara.

3.  Penghormatan
     Peserta Upacara kepada Pemimpin Upacara.



4.  Laporan setiap
     pemimpin Barisan
     kepada pemimpin  upacara





Pemimpin barisan mengatur barisannya masing-masing.


Pinra menuju tempat yang telah ditentukan



Aba-aba penghormatan dipimpin










Pemimpin memimpin dari depan barisannya.

Barisan pada posisi siap.




Aba-aba ” Kepada Pemimpin Upacara hormat grak !”


Tata cara melapor “Lapor (menyebutkan nama kelas) siap Laporan selesai”
2
Ditentukan
-          Pendahuluan

Pengatur Upacara menghadap Pembina upacara melapor bahwa upacara iap dimulai

3

-          Acara Pokok
5.  Pembina Upacara memasuki lapangan upacara

6. Penghormatan umum kepada Pembina Upacara.


7. Laporan Pemimpin Upacara.






8. Pengibaran Bendera Merah Putih.







9. Mengheningkan Cipta.



10. Pembacaan Teks UUD Negara Republik Indonesia 1945.






11. Pembacaan teks  Pancasila.




12. Amanat Pembina Upacara




13. Pembacaan do’a.





14. Laporan Pemimpin upacara.




15. Penghormatan kepada Pembina Upacara.


16. Pembina Upacara meninggalkan lapangan upacara
PinUp menyiapkan peserta upacara


PinRa bisa maju / tidak memberi aba-aba “Lapor.. Upacara Bendera Siap. Dimulai”.

Petugas Bendera maju dengan langkah tegap setelah terbentang memberi aba-aba “ Bendera Siap..!”



 PinRa memberi aba-aba “kepada Sang Merah Putih hormat…….grak !”





Aba-aba
Binra “ Mengheningkan Cipta…Mulai!”


Petugas maju dan membacakan Teks UUD 1945
setelah selesai kembali ketempat semula dengan langkah mundur.

 Ajudan memberikan teks dengan 1-3 langkah kedepan, kemudian kembali 1-3 langkah kebelakang


Ajudan memberikan Naskah dengan gerakan
sda.                   


Pembaca maju 1-3 langkah.




Gerakan seperti laporan awal, dengan aba-aba “Upacara telah dilaksanakan…. Laporan selesai !”


Gerakan PinRa sda. Penghormatan awal.



Pembina upacara meninggalkan tempat upacara di ikuti ajudan




Jawaban BinRa “ Lanjutkan …..!”


Petugas bendera maju bersamaan dengan dirigen untuk mengambil posisi.

Dirigen mengambil intro dan menyanyikan lagu kebangsaan.
Bila pakai musik hanya diintro saja.
Seluruh peserta memberi penghormatan dengan menoleh / menghadap bendera.
























Aba-aba PinRa ”untuk perhatian istirahat ditempat……grak..!”


Setelah selesai amanat, PinRa langsung menyiapkan kembali.

Jawaban BinRa
“Bubarkan”.





Yang tidak menghormat, Tura, Wara, Ajudan dan tamu undangan.





4
Ditentukan
-          Penutup










17.   Upacara selessai, barisan dapat dibubarkan
 Diluar lapangan Pengatur Upacara member laporan “ Upacara telah dilakanakan laporan selesai”




Pemimpin Upacara balik kanan.





Pemimpin upacara meninggalkan lapangan upacara.

Pemimpin barisan maju kedepan dan membubarkan barisannya.
 Pengatur Upacara maju untuk member laporan dengan diawali dan di akhiri dengan penghormatan. Jawaban Pembina upacara “Bubarkan….!!”


Pemimpin Barian paling kanan memberikan penghormatan kepada pemimpin upacara.





Boyolali, 18 Maret 2015
Pembina Upacara




Wartono, S.Pd.
NIP 197007112005011009
Pengatur Upacara




Jeremi Aji Nugroho
NIS 4014

           Mengetahui,
Kepala SMA N 1 Kranggede



Najamuddin, S.Pd.
NIP 196812221995011001













Contoh Rencana Upacara Bendera (formulir A) TUB-BB

FORMULIR A
RENCANA UPACARA BENDERA


I. Waktu dan Tempat
         a. Hari / Tanggal.                                    : Kamis, 19 Maret 2015
         b. Waktu.                                                 : …………………
         c. Tempat.                                                         : Komplek Gor Boyolali

II. Pejabat Upacara  
          a. Pembina Upacara (BinUp).                           :         Wartono S.Pd
          b. Pengatur Upacara (TuRa).                             :         Jeremia Aji Nugroho
          c. Pemimpin Upacara (Pinra).                           :         Cahyo Nugroho Aji
          d. Pembawa Acara (WaRa).                    :         Diah Ratih Kumala Dewi

III. Petugas Upacara
          a. Petugas Bendera                                  :         - Afif Imawan
                                                                                      - Fajar Setaji
                                                                                     - Aditya Nugraha
      
        b. Pembawa Teks Pancasila (Ajudan).     :          M. Reyza Syadzali
          c. Pembawa Teks Pembukaan UUD 1945         :          Mustajib
          d. Pembaca Doa.                                               :          Sri Wahyuningsih
          e. Pemimpin Lagu (dirigent).                             :          Ristia Dwi Puspiani

          f.  Kelompok Paduan Suara (jumlah).     :         - Marisa Suciati
                                                                                    - Ratna Ayu Wulandari
                                                                                    - Reni Wahyuningtyas
                                                                                    - Anggi Puspariana
                                                                                    - Arien Nova K

IV. Pemimpin Barisan
          a. Barisan Kelas X                                   :           Diki Aji Saputra
          b. Barisan Kelas XI                                  :           Salim Candra S
          c. Barisan Kelas III                                  :           Aji Widodi

V. Urutan Acara Upacara
          a. Acara Persiapan     
                 a.1. Pemimpin Barisan menyiapkan barisannya.
                 a.2. Pemimpin Upacara memasuki lapangan Upacara.
                 a.3. Penghormatan kepada Pemimpin Upacara.
                 a.4. Laporan tiap-tiap Pemimpin barisan.
                 a.5. Pemimpin Upacara mengambil alih pimpinan.

   b. Acara Pendahuluan.
                 Laporan Pengatur Upacara (Tura) Kepada Pembina Upacara.

   c. Acara Pokok.
                 c.1.   Pembina Upacara memasuki lapangan upacara
                 c.2.   Penghormatan Umum.
                 c.3.   Laporan Pemimpin upacara.
                 c.4.   Pengibaran Bendera Merah Putih.
                 c.5.   Mengheningkan Cipta.
                 c.6.   Pembacaan Teks Pembukaan UUD 1945.
                 c.7.   Pembacaan Teks Pancasila
                 c.8.   Amanat Pembina Upacara.
                 c.9.   Pembacaan Doa.
                 c.10. Laporan Pemimpin Upacara.
                 c.11. Penghormatan Umum.
                 c.12. Pembina Upacara meninggalkan lapangan Upacara.
        c.13. Upacara selesai Barisan dibubarkan.
        c.14.  Penghormatan kepada pemimpin upacara.

     d. Acara Penutup
        - Laporan Pengatur Upacara kepada Pembina Upacara

       VI. Pakaian
·        Pembina Upacara        : Keki Lengkap
·        Petugas Upacara                   : OSIS Lengkap

      VII. Denah Lapangan
                   “ Terlampir”
      VIII. Lain-lain
a.     Naskah-naskah:
                                                                                                                                     i.      Naskah Pembukaan UUD 1945
                                                                                                                                   ii.      Naskah Pancasila
b.    Naskah-naskah lain:
                                                                                                                                     i.      Naskah  DO’A
                                                                                                                                   ii.      Naskah Amanat Pembina Upacara
                                                                                                                                iii.      Naskah Lagu Indonesia Raya
                                                                                                                                iv.      Naskah Lagu Mengheningkan Cipta



Boyolali, 18 Maret 2015
Pembina Upacara




Wartono, S.Pd.
NIP 197007112005011009
Pengatur Upacara




Jeremi Aji Nugroho
NIS 4014

           Mengetahui,
Kepala SMA N 1 Kranggede




Najamuddin, S.Pd.
NIP 196812221995011001





Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS